SONATA.id – Satu tahun sejak Superaplikasi Rumah Pendidikan diluncurkan, berbagai capaian signifikan di tingkat nasional dan global berhasil diraih.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menyampaikan bahwa Rumah Pendidikan telah dikunjungi sebanyak 31,5 juta kali (page views) oleh 3,3 juta pengunjung unik (unique visitors) selama satu tahun terakhir.
“Selain itu, tercatat sebanyak 1.068 kegiatan pengimbasan dengan total 58.843 peserta pengimbasan. Dari yang semula berupa cetak biru, kini telah menjadi gerak nyata. Dalam satu tahun, Rumah Pendidikan terbukti mampu membangun ekosistem belajar yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yudhistira dalam keterangan pers, baru-baru ini.
Menurut Yudhistira, kegiatan pengimbasan tersebut juga efektif membangun kolaborasi ekosistem pendidikan. Setidaknya terdapat tiga komunitas yang terlibat aktif, yakni Duta Teknologi, Komunitas Belajar.id, dan Komunitas Bergema.
Ketiganya merupakan bagian dari relawan Guru Pejuang Digital yang mendukung program digitalisasi pendidikan sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dan Rumah Pendidikan.
Dari sisi fitur, Rumah Pendidikan semakin mengukuhkan diri sebagai superaplikasi layanan digital pendidikan.
Dalam satu platform, telah terintegrasi lebih dari 950 aplikasi yang terbagi ke dalam delapan ruang, yaitu Ruang GTK, Ruang Murid, Ruang Sekolah, Ruang Bahasa, Ruang Pemerintah, Ruang Mitra, Ruang Publik, dan Ruang Orang Tua.
Melalui integrasi tersebut, akses pembelajaran terbuka luas bagi sekitar 51 juta murid serta 4 juta guru jenjang pendidikan dasar dan menengah di seluruh Indonesia, melalui penyediaan materi pembelajaran interaktif, pustaka konten digital, hingga sistem manajerial pendidikan yang terus dikembangkan.(SP)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar