Aku diam..,
bukan karena tiada kata,
tapi karena segalanya
telah dipahami...
Aku percaya..,
bukan karena tak bersuara,
tapi karena luka memilih hening...
Lihatlah..,
waktu terasa melambat
tak tergesa, tiada meminta
hanya menaruh hangat
disela lelah yang lama kupeluk
seperti mantra yang menidurkan keberanian
menenangkan penat semalam
menguatkan runtuh jiwa
bersama
genggaman yang tak gemetar...
Kau adalah nama..,
yang kusebut dalam diam
meninggalkan rindu yang tak pamit
menyisakan luka menyayat
yang nyerinya kini menetap didada
tanpa pernah benar-benar sembuh...
Dari kumpulan puisi: Romansa Sonata (Puisi by Nelfi Sonata)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar