Kepala UPT SDN 08 Pulau Punjung, Supina, S.Pd.
DILAN, merupakan merupakan akronim dari DIary Literasi Anak. Inovasi ini ditujukan sebagai upaya untuk meningkatkan pembiasaan literasi peserta didik di sekolah tersebut.
Inovasi yang digagas Betzekni,S.Pd itu, dilakukan dengan mengajak peserta didik untuk mampu berliterasi. DILAN hadir memberi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan pikiran dengan bahasa mereka sendiri.
Melalui inovasi DILAN, peserta didik diharapkan memiliki keterampilan literasi dan menampilkan bakat di depan kelas sebelum memulai pembelajaran.
Dikatakan Betzekni kepada media Sonata.id, kegiatan ini dilakukan oleh setiap peserta didik setiap hari secara bergantian. Satu hari dengan satu tampilan terbaik peserta didik.
Upaya pembiasaan literasi melalui inovasi DILAN tersebut, dikatakan Betzekni, kini mulai membuahkan hasil yang manis.
“Transformasi terbesar terlihat dari aspek keberanian dan motivasi belajar. Peserta didik yang dulunya enggan bersuara, kini mampu berdiri di depan kelas dengan senyum dan suara yang lantang,” sebut Betzekni kepada media ini, Jumat (7/8/2026) pagi.
Betzekni,S.Pd Inovator DILAN
Bahkan, sambungnya, rasa percaya diri ini meluas hingga ke luar dinding kelas. “Banyak peserta didik yang kini berani mendaftarkan diri mewakili sekolah dalam berbagai ajang perlombaan akademik maupun non-akademik di tingkat kabupaten,” paparnya.
Sementara itu, Kepala UPT SDN 08 Pulau Punjung, Supina, S.Pd. menegaskan, program ini memiliki visi jangka panjang yang esensial.
“Program ini bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam kognitif pembelajaran, tapi juga cakap berliterasi. Kami ingin menciptakan generasi yang mandiri, terampil, percaya diri, dan inovatif,” tegas Supina.
Supina menambahkan, sejak program ini diluncurkan, suasana sekolah kini jauh lebih dinamis.
“Kami melihat langsung peningkatan kemampuan literasi peserta didik. Kelas menjadi lebih hidup. Mereka tidak hanya tampil percaya diri, tapi juga berani mengeksplorasi ide dan mencoba hal-hal baru tanpa takut salah,” ungkapnya.
Dikatakan Supina, inovasi DILAN terbukti lebih dari sekadar program membaca. Program ini menjadi adalah ruang aman bagi anak untuk terus aktif, bereksplorasi, berkreasi, dan merawat motivasi belajar mereka.
“Manfaat utama dari inovasi ini adalah tertanamnya karakter pembelajar sepanjang hayat melalui pembiasaan literasi yang menyenangkan,” imbuhnya.
Melalui keberhasilan DILAN, sebut Supina, UPT SDN 08 Pulau Punjung berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya pandai secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi yang mumpuni, daya imajinasi yang kreatif, dan mental juara yang siap berprestasi di masa depan.(Ed. NT)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar