Konsolidasi Nasional 2026, Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu - Sonata | Moving for Education

Breaking

Post Top Ad


Post Top Ad


Selasa, 10 Februari 2026

Konsolidasi Nasional 2026, Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu


SONATA
.id
– Kemendikdasmen resmi membuka Pameran Pendidikan dalam rangkaian Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026.

 

Pameran yang mengusung tema “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” itu, menghadirkan terobosan baru berupa simulasi langsung kebijakan pendidikan yang dapat diakses dan dicoba oleh para pemangku kepentingan pendidikan.

 

Pameran berlangsung selama tiga hari, 9-11 Februari 2026, di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, hadirkan 24 stan pameran dan gerai layanan terpadu, serta melibatkan 900 peserta dari seluruh Indonesia.

 

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menegaskan, pameran dirancang bukan sekadar menampilkan capaian, tetapi menjadi ruang pembelajaran kebijakan yang konkret dan partisipatif.

 

“Sudah banyak hal yang dicapai pemerintah dalam satu tahun terakhir. Yang baik perlu ditunjukkan, tetapi yang lebih penting adalah dapat dicoba langsung oleh para pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Wamendikdasmen Fajar.

 

Partisipasi Nasional dan Arah Kebijakan ke Depan

Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 diikuti oleh berbagai unsur strategis, mulai dari pimpinan Komisi X DPR RI dan Komite III DPD RI, enam menteri dan kepala lembaga, hingga 76 kepala dinas pendidikan provinsi dan 514 kepala dinas pendidikan kabupaten/kota.

 

Kegiatan juga melibatkan organisasi profesi, mitra pembangunan, atase pendidikan, serta pusat-pusat SEAMEO.

 

Selama pelaksanaan, peserta akan mengikuti sidang sembilan komisi yang membahas isu strategis pendidikan, mulai dari wajib belajar 13 tahun, digitalisasi pembelajaran, evaluasi TKA, hingga pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial.

 

Melalui Konsolidasi Nasional ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan arah kebijakan pendidikan nasional dengan kebutuhan nyata di daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi pusat, daerah, dan mitra pembangunan dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.(sp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad