Ketua MPR Ingatkan Persatuan jadi Kekuatan Bangsa - Sonata | Moving for Education

Breaking

Post Top Ad


Post Top Ad

Jumat, 14 Agustus 2026

Ketua MPR Ingatkan Persatuan jadi Kekuatan Bangsa

 

SONATA.id Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai kekuatan utama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

 

Muzani mengatakan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026, tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan bagi seluruh bangsa Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap republik yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa. 

 

“Di forum yang terhormat ini, kita bukan sekadar menghadiri sebuah upacara konstitusional, kita sedang meneguhkan janji kepada republik kita tercinta,” ujar Muzani.

 

Menurutnya, janji tersebut mencakup tekad untuk terus menjaga kemerdekaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa serta memastikan perbedaan politik tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan kebangsaan.

 

Ia menekankan, Indonesia dibangun oleh para tokoh bangsa yang memiliki integritas dan kesediaan untuk mengutamakan kepentingan bersama.

 

Dalam proses pembentukan negara, sebutnya, para pendiri bangsa bahkan terlibat dalam berbagai perdebatan yang keras mengenai dasar negara, bentuk pemerintahan, wilayah negara, hingga hubungan yang harmonis antara agama dan negara.

Namun, perbedaan pandangan tersebut tidak menghilangkan semangat untuk membangun Indonesia sebagai rumah bersama. “Negeri ini bukanlah tanda kemenangan satu golongan atas golongan yang lain. Negeri ini hasil kesediaan semua golongan untuk memperjuangkan cita-cita yang lebih besar,” kata Muzani.

 

Karena itu, Muzani menilai, Republik Indonesia lahir dari kebesaran jiwa para pendiri bangsa yang mampu mengesampingkan kepentingan kelompok demi cita-cita bersama. Menurut dia, kemampuan menjaga persatuan juga menjadi salah satu alasan utama Indonesia mampu bertahan hingga saat ini. 

 

“Republik ini dapat bertahan bukan karena kekayaan yang melimpah, bukan pula karena dukungan internasional yang sejak awal telah tersedia, tapi karena kekuatan rakyat yang bersatu, bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang layak diperjuangkan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Muzani menegaskan, persatuan merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Ketika persatuan melemah, energi nasional berpotensi terkuras untuk membangun kecurigaan dan mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lainnya.

 

Sebaliknya, persatuan yang kokoh dapat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk mendorong kemajuan Indonesia. 

 

“Persatuanlah yang menyebabkan kemajuan terjadi. Bila persatuan melemah, energi bangsa ini akan habis untuk saling curiga dan saling meniadakan. Namun, bila persatuan kita kokoh, perbedaan dapat kita ubah menjadi sumber energi dan kemajuan,” tutur Muzani.

 

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan semangat persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai modal dalam membangun Indonesia.

 

Momentum kemerdekaan, menurut Muzani, harus menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan rumah bersama yang dibangun melalui perjuangan seluruh golongan dan harus terus dijaga secara bersama-sama.(infopublik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad