Cek! Dana BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair - Sonata | Moving for Education

Breaking

Post Top Ad


Post Top Ad

Senin, 10 Agustus 2026

Cek! Dana BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

 

SONATA.id – Direktorat KSKK Madrasah Kemenag kebut pencairan dana BOS)Madrasah dan BOP RA Tahap II Tahun Anggaran 2026.

 

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan, kucuran dana ini bukan sekadar rutinitas bagi-bagi anggaran, melainkan bentuk dukungan nyata dari negara agar madrasah bisa terus bertahan dan berkembang.

 

"Dana BOS adalah instrumen strategis agar aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan mandiri, layak, serta berkelanjutan," tegas Menag di Jakarta, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.

 

Nasaruddin berharap, suntikan dana Tahap II itu bisa dikelola secara cerdas oleh setiap madrasah. Tujuannya untuk mendongkrak mutu pendidikan sekaligus menyulap madrasah menjadi ruang aman yang nyaman dan menyenangkan bagi para siswa.

 

Terkait nominal, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, membeberkan bahwa total anggaran yang digelontorkan untuk Tahap II ini menembus angka Rp4,1 triliun.

 

"Total alokasi Dana BOS yang sudah disiapkan Tahap II ini sebesar Rp4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini terdiri atas Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA. Ini kita distribusikan secara khusus untuk 52 ribu madrasah swasta serta 31 ribu RA di seluruh Indonesia," ujarnya.

 

“Proses pengajuan serta verifikasi berkas pencairan BOS Madrasah maupun BOP RA Tahap II kini sepenuhnya dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama,” sambungnya.

 

Meski sistemnya sudah dipermudah, ada satu syarat mutlak yang pantang diabaikan. Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis, Nyayu Khodijah, mewanti-wanti seluruh madrasah dan RA penerima dana Tahap I untuk segera membereskan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). LPJ ini ibarat "tiket masuk" sebelum bisa mengunggah dokumen pengajuan Tahap II.

 

"Kami berharap pengelola segera mengunggah dokumen persyaratan pencairan Tahap II sesuai jadwal yang telah ditentukan," terangnya.

 

Nyayu menegaskan, kedisiplinan dalam pelaporan adalah kunci utama agar anggaran bisa dimanfaatkan secara optimal. (medcom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad