Tour de Patahan Sumatra di Tanah Datar, Iven Geo-Tourism Satu Abad Gempa Sianok – Sumani - Sonata | Moving for Education

Breaking

Post Top Ad


Post Top Ad

Senin, 22 Juni 2026

Tour de Patahan Sumatra di Tanah Datar, Iven Geo-Tourism Satu Abad Gempa Sianok – Sumani

 

SONATA.id – Iven Tour de Patahan Sumatra akan berlangsung di Tanah Datar akhir pekan ini. Gelaran tersebut menjadi rangkaian refleksi Satu Abad Gempa Sianok – Sumani.

 

Disampaikan Nova Indra, Direktur Alpha Rescue kepada media ini, Senin (22/6/2026) pagi, pertemuan dengan Bupati Tanah Datar telah dilakukan dan mendapat sambutan hangat.

 

“Alhamdulillah, Bupati Eka Putra mengapresiasi iven yang ditaja oleh sejumlah lembaga inisiator Satu Abad Gempa Sianok – Sumani. Rombongan dari BMKG, Alpha Rescue, Patahan Sumatra Institute dan Univ. Tamansiswa (Unitas) Padang, telah menyampaikan program ini langsung ke Bupati Eka Putra,” sebut Nova.

 

@alpharescueteam Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, sambut baik iven Tour de Patahan Sumatra yang digelar oleh sejumlah lembaga inisiator Satu Abad Gempa Patahan Sianok - Sumani pada tanggal 27 - 28 Juni 2026. Tour de Patahan Sumatra akan mengambil start di Ngarai Sianok Bukittinggi, dan berakhir di Tanah Datar. Pada tanggal 27 Juni, peserta akan mengakhiri rute setelah melewati 20 titik patahan. Sesampai di Tanah Datar, rombongan peserta dari IOF dan tim inisiator akan bermalam di Bumi Perkemahan di belakang Istano Basa Pagaruyung. Memasuki hari kedua (28/6/2026), rombongan tour akan melalukan susur lokasi Sabodam Sungai Jambu. Di hari kedua, juga akan diisi berbagai kegiatan bersama BPBD Tanah Datar hingga penutupan iven. #siaga #bencana #tanahdatar #tourdepatahansumatra @Info BMKG Padang Panjang @suaidi ahadi @geopark @Deny @Radi Chanel @Wardi @bpbdtanahdatar ♬ suara asli - Alpha Rescue

Dilanjutkan pegiat kebencanaan yang juga pimpinan lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati itu, Tour de Patahan Sumatra akan berawal dari Ngarai Sianok Bukittinggi dan finish di Tanah Datar.

 

“Iring-iringan kawan-kawan dari IOF dan para stakeholder yang ada, akan melewati 20 titik hingga ke Tanah Datar pada 27 Juni, dilanjutkan dengan susur Sabodam di daerah Sungai Jambu pada hari berikutnya. Dan ini merupakan awal dari pembangunan jalur geo-tracking yang digawangi Unitas Padang bersama tim,” sebut Nova.

 

Nova menjelaskan, rombongan yang dipimpin Kepala BMKG Kelas I Padang Panjang Dr. Suaidi Ahadi itu, telah melakukan pemetaan jalur mulai dari titik awal di Sianok hingga ke Tanah Datar.

 

“Ada puluhan titik yang sudah dipetakan oleh tim dengan backup penuh dari BMKG. Dan jalur ini akan menjadi bagian dari geo-tourism dalam rangka mitigasi bencana ke depan,” pungkas Nova. (NT)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad