Kemendikdasmen Gandeng Media Massa Angkat Geliat Pendidikan di Kepulauan - Sonata | Moving for Education

Breaking

Post Top Ad


Post Top Ad

Senin, 29 Juni 2026

Kemendikdasmen Gandeng Media Massa Angkat Geliat Pendidikan di Kepulauan

 

SONATA.id – Kemendikdasmen melalui Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) perkuat sinergi dan kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis penyebarluasan informasi serta komunikasi kebijakan pendidikan.

 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Media Massa serta kunjungan lapangan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, baru-baru ini.

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 jurnalis dari berbagai media nasional itu, bertujuan untuk memperkuat pemahaman media terhadap implementasi kebijakan pendidikan, sekaligus mendokumentasikan berbagai praktik baik yang telah dijalankan oleh satuan pendidikan di wilayah kepulauan.

 

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, mengatakan kehadiran media massa di Kepulauan Seribu merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi pendidikan hingga ke wilayah kepulauan dan daerah yang memiliki karakteristik geografis khusus.

 

"Kami membawa teman-teman media untuk melihat secara langsung praktik-praktik baik pendidikan yang ada di Kepulauan Seribu. Harapannya, cerita-cerita inspiratif dari guru, murid, dan orang tua dapat diketahui masyarakat luas. Jakarta bukan hanya daratan, tetapi juga memiliki wilayah kepulauan yang menyimpan banyak kisah baik dalam penyelenggaraan pendidikan," ujar Yudhistira.

 

Menurut Yudhistira, media massa memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai program prioritas Kemendikdasmen.

 

Selain menghasilkan pemberitaan, para jurnalis juga didorong untuk menyusun refleksi mengenai pengalaman mereka selama berada di Kepulauan Seribu sebagai bagian dari dokumentasi praktik baik pendidikan di daerah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Yudhistira turut menyosialisasikan sejumlah kebijakan prioritas Kemendikdasmen, antara lain Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Program Digitalisasi Pembelajaran, Revitalisasi Satuan Pendidikan, serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

 

Ia menjelaskan, Kemendikdasmen saat ini berfokus pada tiga pendekatan utama dalam meningkatkan mutu pendidikan, yaitu pembangunan infrastruktur pendidikan, penguatan infrastruktur pedagogis melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta pembangunan infrastruktur budaya yang diwujudkan melalui pembiasaan karakter positif dan budaya sekolah aman dan nyaman.

 

"Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu. Karena itu, pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas guru, serta pembentukan budaya sekolah yang positif harus berjalan secara bersamaan," jelasnya.

 

Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen berharap hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan media massa dapat memperkuat penyebarluasan informasi pendidikan yang akurat, konstruktif, dan inspiratif.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak cerita baik dari berbagai daerah sekaligus mendukung terwujudnya visi Kemendikdasmen untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. (SP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad