SONATA.id – Tes Kemempuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP hanya menguji mata pelajaran, Bahasa Indonesia dan Matematika. Keduanya dinilai sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran siswa.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menjelaskan Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan literasi siswa. Melalui penguasaan bahasa, siswa dilatih untuk memahami bacaan, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara runtut dan logis.
Sementara mata pelajaran Matematika, berfungsi sebagai dasar penguatan kemampuan numerasi. Mata pelajaran ini melatih siswa dalam berhitung, membaca dan mengolah data, serta memecahkan masalah secara sistematis.
Rahmawati menyebutkan, jika literasi dan numerasi siswa sudah kuat, maka proses memahami mata pelajaran lain akan menjadi lebih mudah. Kedua kemampuan dasar tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan akademik maupun nonakademik.
Sebagai informasi, TKA merupakan tes akademik bersifat tidak wajib. Meski demikian, hasil TKA dapat digunakan sebagai gambaran kemampuan belajar siswa secara objektif.
Pada pelaksanaan TKA 2026, siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP akan mengikuti tes yang mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika.(ist)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar